Siapakah Syaikh Nashiruddin al-Albani?

shares

 Beberapa tahun belakangan banyak kitab, buku, artikel, atau postingan di internet yang memuat kalimat : “disahihkan oleh Syaikh Al Albani”. Selama ini orang setidaknya hanya mengenal seperti : diriwayatkan oleh Syaikhon (Imam Bukhari dan Imam Muslim) atau diriwayatkan oleh Imam Bukhari, sahih Bukhari, sahih Muslim dan yang semisalnya dari Imam2 Muhaddits yang mu’tabar (kredibel).Dengan munculnya seorang yang dianggap sebagai ahli hadits abad ini, kini muncul istilah baru yang jadi icon dan ‘jaminan mutu’, apabila sebuah hadits sudah dapat stempel : disahihkan oleh Al Albani.

Ada juga dari golongan Salafi ini berkata bahwa al-Albani sederajad dengan Imam Bukhori pada zamannya. Sehingga semua hadits bila telah dishohihkan atau dilemahkan dan sebagainya, oleh beliau ini, sudah pasti lebih mendekati kebenaran. Buat ulama-ulama madzhab sunnah selain madzhab Wahabi, julukan dan pujian golongan Wahabi/Salafi terhadap ulama mereka Al-Albani semacam itu tidak ada masalahnya. Hanya sekarang yang dimasalahkan adalah penemuan ulama-ulama ahli hadits dari berbagai madzhab diantaranya dari Jordania yang bernama Syeikh Hasan Ali Assegaf  tentang banyaknya kontradiksi dari hadits-hadits dan catatan-catatan yang dikemukakan oleh al-Albani ini jumlahnya lebih dari 1200 hadits!! Angka yang spektakuler…

Para pemuja syaikh kelahiran Albania ini kadang bersikap ghuluw (berlebihan) dalam mempromosikan hadits  yg ditakhrijnya dan memuji pribadinya. Mereka menyebutnya Al-Imam Al-Mujaddid Al ‘Allamah Al-Muhaddits Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Sayangnya pemujaan terhadap syaikh yang satu ini tanpa disebutkan dari mana sang Mujaddid wal Muhaddits ini mendapatkan sanad hadits.

Sebenarnya Siapakah Syeikh Nashiruddin Al-Albani itu? Mari kita lihat!
Syeikh Nashiruddin Al-Albani adalah seorang tukang jam yang dilahirkan di kota Ashkodera, negara Albania tahun 1914 M dan meninggal dunia pada tanggal 21 Jumadal Akhirah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania. Pada masa hidupnya, sehari-hari dia berprofesi sebagai tukang reparasi jam. Dia memiliki hobi membaca kitab-kitab khususnya kitab-kitab hadits tetapi tidak pernah berguru kepada guru hadits yang ahli dan tidak pernah mempunyai sanad yang diakui dalam Ilmu Hadits.

Keluarga beliau boleh dibilang termasuk kalangan kurang berada, namun bertradisi kuat dalam menuntut ilmu agama. Ayahanda beliau bernama Al-Haj Nuh, lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari”ah di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul). Keluarga beliau kemudian berhijrah ke Damaskus, ibu kota Syria, dan menetap di sana.

Beliau boleh dibilang tidak menyelesaikan pendidikan formal yang tinggi, kecuali hanya menyelesaikan sekolah madrasah ibtidaiyah. Kemudian beliau meneruskan ke madarasah An-Nizhamiyah.Dia  sendiri mengakui bahwa sebenarnya dia tidak hafal sepuluh hadits dengan sanad muttashil (bersambung) sampai ke Rasulullah, meskipun begitu dia berani mentashih dan mentadh’iftan hadits sesuai dengan kesimpulannya sendiri dan bertentangan dengan kaidah para ulama hadits yang menegaskan bahwa sesungguhnya mentashih dan mentadh’ifkan hadits adalah tugas para hafidz (ulama ahli hadits yg menghapal sekurang-kurangnya seratus ribu hadits).

Namun demikian kalangan salafi (wahabi) menganggap semua hadits bila telah dishohihkan atau dilemahkan Albani mereka pastikan lebih mendekati kebenaran.
Cukup sebagai bantahan terhadapnya, pengakuanya bahwa dia dulunya bekerja sebagai tukang jam dan hobinya membaca buku-buku tanpa mendalami ilmu Agama pada para ahlinya dan tidak mempunyai sanad yang diakui dalam Ilmu Hadits bahkan sanadnya terputus (tidak bersambung sampai ke Rasulullah), tetapi sanadnya kembali kepada buku-buku yang dibacanya sendiri.

Albani menyenangi ilmu hadits dan semakin asyik dengan penelusuran kitab-kitab hadits. Sampai pihak pengelola perpustakaan adz-Dzhahiriyah di Damaskus memberikan sebuah ruangan khusus di perpustakaan untuk beliau.

Hadits menjadi kesibukan rutinnya, sampai-sampai beliau menutup kios reparasi jamnya. Beliau lebih betah berlama-lama dalam perpustakaan azh-Zhahiriyah, sehingga setiap harinya mencapai 12 jam. Tidak pernah istirahat mentelaah kitab-kitab hadits, kecuali jika waktu sholat tiba. Untuk makannya, seringkali hanya sedikit makanan yang dibawanya ke perpustakaan.

Namun sayangnya, dia menyangka bahwa dirinya telah menjadi profesional dalam urusan agama. Dia memberanikan diri untuk berfatwa dan mentashhieh hadits atau mendha’ifkannya sesuai dengan keinginan hawa nafsunya. Juga dia berani menyerang ulama yang mu’tabar (yang berkompeten di bidangnya) padahal dia mandakwa bahwa “hafalan”hadits telah terputus atau punah.

Dia mengakui bahwa sebenarya dia tidak hafal sepuluh hadits dengan sanad muttashil (bersambung) sampai ke Rasulullah, meskipun begitu dia berani mentashih dan mentadh’iftan hadits sesuai dengan hawa nafsunya dan bertentangan dengan kaidah para ulama hadits yang menegaskan bahwa sesungguhnya mentashih dan mentadhifkan hadits adalah tugas para. hafiz saja.

Sebagai perbandingan salah seorang Muhaddits Indonesia, syaikh Muhammad Yasin ibn Muhammad ‘Isa al-Fadani memiliki rantaian sanad yang bersambung sampai kepada Rasululloh SAW. Sementara syaikh al Albani dapat dikatakan lebih sebagai kutu buku yang banyak menghabiskan waktu di perpustakaan untuk mempelajari hadits, ketimbang sebagai ahli hadits (Muhaddits). Sebab persyaratan untuk dapat dikatakan sebagai Ahli Hadits (Muhaddits) amatlah berat.  Setidaknya ada 3 syarat menurut Imam Ibnu Hajr al Asyqolani Asy Syafi’ie :
1 – Masyhur dalam menuntu ilmu hadits dan mengambil riwayat dari mulut para ulama, bukan dari kitab-kitab hadits saja
2 – Mengetahui dengan jelas Thabaqat generasi periwayat dan kedudukan mereka
3 – mengetahui Jarah dan ta`dil dari setiap periwayat, dan mengenal mana hadit yang shahih atau yang Dhaif, sehingga apa yang dia ketahui lebih banyak dari pada yang tidak diketahuinya, juga menghapal banyak matan haditsnya –(source)

Beliau wafat pada hari Jum”at malam Sabtu tanggal 21 Jumada Tsaniyah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yoradania.

Nasihat kami bagi seluruh umat Islam untuk tidak membaca kitab-kitabnya dan tidak merujuk kepada tashih dan tadh`ifnya dalam hadits. Justru kewajiban syar’i adalah melakukan tahzir terhadapnya dan terhadap karangan-karangannya demi membela Islam dan Muslimin.

Sumber:

Related Posts

65 comments:

  1. Assalamualaikum warrahtullah....
    Terus apakah pemilik situs ini juga seorang ahli hadist????
    sehingga bisa dengan mudahnya menyatakan kesalahan2 syekh albani tanpa ilmu???
    terus apa hubungan antara salafi dengan wahabi??? apa itu salafi??? dan apa itu wahabi??? apakah keduanya sama???
    berhati-hatilah wahai kaum...

    ReplyDelete
  2. Yang Pasti Blog ini adalah salah satu "BLOG SESAT". Kami sudah dan akan merilis daftar-daftar blog sesat pengingkar sunnah!!!!

    ReplyDelete
  3. sebenarnya "wahabi" adalah tuduhan terhadap dakwah ahlusunnah waljamaah yang dilontarkan oleh ahlul hawa dan ahlul bid'ah. mudah-mudahan kaum muslimin mampu membedakan yang haq dan yang bathil.

    ReplyDelete
  4. @abu naufal: wa'alaikum salam. saya bukan ahli hadits tapi sy tidak menservis hadits seperti albani :)

    @anonymous: kata sesat sudah biasa kami dengar dari para wahabiyun. lah wong syaikhnya mereka saja (albani) suka mencaci maki kok, silahkan lihat Albani telah menghina dan mencaci maki para ulama dengan ungkapan-ungkapan yang tidak pantas dan tidak layak, beberapa diantaranya adalah:

    - himar khassaf (keledai dungu)
    - waqah (tidak punya rasa malu)
    - syiddatu humqih (sangat tolol!)
    - dhahalatu aqlih (sesat otaknya)
    - istifhalu jahlil (ketololannya amat sangat!)
    - jahul (orang tolol!)
    - mubtadi’ (ahli bid’ah)
    - dhal (sesat)
    http://al-albani.blogspot.com/2012/01/kamus-caci-maki-albani.html


    @syukriadi: sebenarnya wahabi adalah golongan ahlul bid'ah yang memalsukan dakwah ahlussunnah wal jama'ah. oleh karena kedoknya telah terbongkar maka mereka mengganti nama menjadi kelompok salafi. padahal ya sama saja, wahabi.

    ReplyDelete
  5. Sy melihat (sec. psykologis) bhw cara menulis dan menjawab comment dlm blog ini, ternyata penulisnya bukan org yang faham agama dan berilmu, krn memiliki sifat tdk santun, suka menfitnah, dan bersifat munafik... wallahu'alam.
    Kita semestinya belajar dahulu sebelum menulis. Krn setiap yang kita tulis nanti ada tuntutannya utk dipertanggungjawabkannya... walaupun kita sudah meninggal dunia... harus banyak bertaubat, wallahu'alam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebelum membantah mbok diteliti dulu kebenarannya,paling tidak siapa guru2 albani dlm hal agama,dicek dulu benar gak albani bgt
      Tp paling2 kalau tau kesesatannya ya tetep aja ngeyel bin ngotot karena itulah ciri2 wahabiyun,,,?

      Delete
    2. rujukan anda untuk menuding seseorang hanya berdasarkan sumber internet. Di kalangan akademisi, sumber internet itu sangat rendah ratingnya dibandingkan jurnal ilmiah

      Delete
  6. Anonymous>ana bukan org NU, ormas, manhaj lainnya..jAUHI SALAFI WAHABI AKHI....ANTUM SUDAH KEDOKTRIN SEHINGGA TRS NGOTOT MESKI YANG HAQ DIDEPAN MATA..Semoga kita semua mendapat HIDAYAH...Amin.

    ReplyDelete
  7. @abu naufal.
    Yang mengoreksi Albani itu bukan hanya TS, tapi puluhan, bahkan ratusan ribu yang lainnya. Coba kita googling bersama:
    "Nashiruddin al Albani errors" = 194.000 situs
    "Nashiruddin al Albani mistakes" = 33.600 situs
    "Nashiruddin al Albani unvelied" = 15.600 situs
    "Nashiruddin al Albani exposition" = 35.200 situs
    Kesimpulannya, Albani itu terkenal sebagai....(dari pilihan kata kunci yang diambil, tentu kita tahu arahnya kemana).

    Sedangkan hubungan antara wahhabi, salafi, dan sekarang mengaku-aku ahlusunnah waljamaah. Semua orang sudah tahu, sami mawon. Cuma gonta ganti casing aja.
    Dan tinggal tunggu waktu, nanti ada rangkaian ledakan bom lagi, atas nama sunnah, untuk menghancurkan pemimpin thogut. Jangan lupa, sekte radikal/garis keras ini sedang dalam pengamatan yang berwajib.

    @Anonymous.
    Nah inilah cirinya wahabi. Semua perbedaan pandangan dan perbedaan pendapat, atas nama sunnah dicap sesat dan menyesatkan. Seolah merekalah penguasa surga dan neraka itu.

    @Syukriadi
    Pandai sekali bermain kata kata. Atas nama sunnah, atas nama salaf, atas nama tabi'in, dan tabi'ut tabi'in. Dan seolah merekalah yang paling zuhud dalam beribadah, paling sunnah, paling alim.
    Padahal sejatinya bertaqlid buta kepada Ibnu Taymiyyah, Abdul Wahhab, Albani, dan sejenisnya.

    @Anonymous (lagi).
    Bila anda seorang psikolog, tentu tidak akan pernah menulis kata "psykologis". Namun bilamana anda bukan psikolog, apa hak anda mendompleng disiplin ilmu yang sama sekali tidak anda kenal.
    Itukah ciri wahhabi yang sesukanya merampas
    Lebih dari itu. Dari pemilihan kata serta tutur bahasa, nampak sekali anda ini bukan seorang yang berpendidikan (maaf).

    Sudahlah jualannya Albani engga lagi laku...
    Semua orang sudah tahu siapa dia..


    ReplyDelete
  8. Saudara-saudara ku yang seakidah, mohon bisa menahan diri dari kata caci maki yang dapat menyakiti hati saudara seiman apalagi para ulama. Mohon kita berkaca pada diri kita sendiri siapa sih kita ini ? setinggi apa sih pengetahuan kita tentang Islam yg tercinta ini? Berapa banyak sih waktu yang kita sisihkan untuk mempelajari agama ini sehingga seolah-olah ilmu agama kita sudah setinggi langit sehingga saling hina dengan kata2x yang keji. Marilah sama-sama kita mendinginkan hati selama kita sama-sama memegang teguh Alqur'an dan Assunnah kita masih saudara yang harus saling menyayangi, biarlah para ulama saling mengemukakan pendapat masing2x karena mereka memiliki kapasitas ilmu yang mumpuni dan kita sebagai umat hanyalah berkewajiban menyerap ilmu sebanyak2x nya dari mereka. Kalaupun para ulama ada yang mempunyai pendapat yang berbeda dengan yang kita yakini, ya harus kita hormati tanpa harus memaki-maki dengan kata-kata yang kasar. Mohon hal ini bisa menjadi renungan kita bersama

    ReplyDelete
  9. Kalau lihat kata-kata al bani kepada ulama lain, apakah kata2 itu menunjukkan akhlaq yang tinggi yang diajarkan rosul? Sadarlah hai para wahabiyyun, anda ikut ajarannya siapa?

    ReplyDelete
  10. http://www.insanislam.com/kajian/sirah/sejarah-singkat-syaikh-albani-rahimahullah.htm

    ReplyDelete
  11. Assalamu'alaikum Wr W

    Buat para wahabiyun,,,,ulama2 aswaja sdh membaca hampir semua kitab2 al bani dkk makanya mereka lebih tau kesesatan mereka,saya gak yakin para wahabiyun sudah khatam hampir seluruh kitab2 albani dkk makanya kalo membantah artikel2 teman2 aswaja ngomong seenaknya sendiri,kalau kalah ngaburrrrr.ini sudah saya cermati di beberapa situs aswaja.
    Tapiiiii,,,,,ada tapinya lho,,,,giliran ada temen aswaja membantah bahkan mematahkan tulisan artikel di situsnya wahabi dengan dasar dan dalil yang shahih kok dihapus,,,,,��
    Takut kebongkar kesesatannya x,,,,,,

    ReplyDelete
  12. Wahabi memang suka ngeyel

    ReplyDelete
  13. wahabi itu anak keturunanya yahudi..jadi ngeyel sudah mendarah daging.. susah dicari obatnya.. kecuali kalu jidat gosongnya sudah dihapus..

    ReplyDelete
  14. daripada ribet ngurusin wahabi, salafi, atau al-albani, mendingan ngurusin diri masing2 dulu ._.

    ReplyDelete
  15. setidaknya syaikh al albani bukan ahli BID'AH...

    ReplyDelete
  16. @kaka:
    atas dasar apa bisa mengomentari albani bukan ahli bidah???

    ReplyDelete
  17. susilo@ atas dasar amalan" beliau yg beliau sampaikan melalui kitab"nyaa..

    Wa kulla bid'atin dhalalah..
    Wa kulla dhalalatin finnar..

    Ingatlah sabda rasulallah saw ini sblum melakukan ssuatu..

    ReplyDelete
  18. kaka@: coba i'rab dulu hadits yang kamu katakan tadi tentang bid'ah...

    ReplyDelete
  19. mending liat ni video gan///

    http://www.youtube.com/watch?v=EdvXzg6vdmo

    ane tadinya pencinta habaib, tapi kadang kelakuan nya dah kayak tuhan. D

    habib muhammad anak citayam belum pernah ane liat solat di mesjid yang rumahnya justru dekat sekali dengan mesjid tersebut.

    ReplyDelete
  20. Nasihat untuk ana dan semuanya

    Wahai saudara2ku........

    Ingatlah di suatu hari yang akan di hisab waktu itu seluruh amal kita.......

    tidak ada di hari itu yang tidak tersingkap oleh yang maha ESA.......

    maka bertobatlah dan hindarilah mencaci dan menganggap orang sesat sebelum datang dalil yang benar benar jelas dan nyata........

    apalagi mencaci seorang 'alim yang berjuang untuk membelah sunnah yang telah datang membawa hujjah yang nyata

    wahai pemilik situs engkau telah menzholimi syaikh al Albani rahimahullah .........

    maka tinggal tunggu pahala mu di ambil oleh beliau........

    betapa beruntung yang kayak begitu .....

    sudah meninggalkan dunia dan tidak bisa beramal secara langsung lagi...

    tapi mendapatkan pahala terus.....

    yang mengalir......

    betapa rugi orang yang melakukan itu......

    pahalanya akan habis...di akhirat nanti

    sebagaimana yang di katakan oleh al-Musthofa Rasul Allah shallallahu alaihi wa sallam.......

    di suatu hadistnya .



    wa shalla allah ala Nabiyyina Muhammad wa sallam

    ReplyDelete
  21. Hasan.Ali assegaf bukanlah ahli hadits, tapi AHLI BID,AH, orang dungu dan jahil yang mengaku alim dari maroko yang dideportasi dari saudi arabia karena menyebarkan faham sesat.












    a

    ReplyDelete
  22. Assalam..majoriti ilmuan di dunia islam mengakui keilmuan nasruddin al albani dalam bidang hadis,termasuk ketua bahagian syariah islam universiti islam madinah,al tohthowi. Pendakwah islam terkemuka,ahmad deedat juga asalnya juga bukan berpelajaran tinggi,namun beliau muncul sebagai pendakwah islam terkemuka yang mampu berhujjah di hadapan ribuan ilmuan di kalangan orang islam dan bukan islam,hasil pengkajian dan penyelidikan dan pentelaahannya sendiri..renung renungkan wahai saudara seagamaku..

    ReplyDelete
  23. Maaf semuanya.. pertanyaan saya ini tidak ada maksud apa-apa, hanya ingin tau saja.
    Beberapa kali saya mencari dengan kata kunci "daftar guru-guru Syaikh Al-Bani" , kok gak nemu-nemu?

    Yang saya dapatkan hanya ini: http://muslimsumbar.wordpress.com/2012/03/26/guru-syaikh-al-albani/
    Mungkin ada yang bisa beri saya referensi lain?

    Terima kasih sebelumnya..

    ReplyDelete
  24. wow......wow......luar biasa commentnya....yang bela Al-Bani.....luar biasa semangatnya......yang kontra juga sedang semangat......jadi......mana yang benar......yang dukung Al-Bani kah...????? atau.....yang Kontra ??????Dua-duanya bermain HAWA NAFSU......... Ini yang dicari oleh Yahudi dengan Zionisnya......Sadarlah Kawan tanpa sadar kita sudah masuk Game Yahudi yang mereka mainkan.....

    ReplyDelete
  25. Islam itu rohmatan lilalamin...
    saya adalah orang yang belum banyak tahu tentang islam...
    " Ibadah itu jangan dicampur dengan budaya"
    Pertanyaan saya: apakah pakaian yang kita kenakan itu bukan hasil dari budaya?
    Jadi Sebenarnya kita sedang disempitkan arti dan makna kata yang ada dalam bahasa bangsa ini. Tujuannya adalah supaya kita tidak tahu siapa diri kita ini.

    ReplyDelete
  26. Bergurulah pada orang yang nyambung ilmunya kpd Rasulullah SAW, jangan sama orang yang terputus pada kitab2 hadits atau buku2 terjemah hadits saja...

    ReplyDelete
  27. karakter penyembah para wali memmang begini....... susah menerima kebenaran..... kalo seandainya diceritakan Al-Albani bisa terbang, Pasti mereka percaya dengan apa yg disampaikan... semoga Alloh yg memberikan hidayah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dangkal amat jawabannya, wahabi salafi terbiasa mengumpat ya?

      Delete
  28. Jangan liat secara emosi .. jujur aja saya setuju sebagian ... tp ada beberapa kekurangan .. nice article ...

    ReplyDelete
  29. Salute ada yang mampu mencaci ulama. Subhanallah!

    ReplyDelete
  30. Maaf ya akhi jam tangan saya rusak mau nyuruh albani perbaiki .tapi jgn reparasi hadist nabiku ya .nanti umat pada hitam jidadnya

    ReplyDelete
  31. Akidah al baniyah jgn meyakini allah berdomsili di lagit.mungkin nanti al firandaniyah juga meyakini tuhanya punya ktp surabaya.he he

    ReplyDelete
  32. muutuu bi ghoidhikum

    ReplyDelete
  33. Wahabi=inggris,abd wahab an najd=fitnah dari najd,al albani=wahabi anak buah fitnah dr najd,salafy=wahabi=fitnah dari najd=babu ne inggris

    ReplyDelete
  34. Yang membenci ulama Albani dan wahabi adalah ulama yang suka bermain main dikuburan kuburan tua,seolah penghuni kuburan itu lah penolong mereka,padahal penghuni kuburan itu belulang yang menunggu-nunggu datangx hari kiamat,supaya mereka di bangkitkan.

    ReplyDelete
  35. Yang membenci ulama Albani dan wahabi adalah ulama yang suka bermain main dikuburan kuburan tua,seolah penghuni kuburan itu lah penolong mereka,padahal penghuni kuburan itu belulang yang menunggu-nunggu datangx hari kiamat,supaya mereka di bangkitkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belajar dulu akhy,
      Jngan ska fitnah,..
      Yg smpean katakan itu bukan ajaran ulama kita,..
      Ulama kita gk ada yg bilang ziarah kubur dapat memberi pertolongan,.. kako pngen ngerti, makanya belajar ke orang yg lbh tau,..

      Delete
    2. Wahabi salafi anggap albani maha benar? Astagfirullah :(

      Delete
  36. Sangat susah diberi kebenaran karena mereka itu sudah terlalu lama mengamalkan kesesattan mereka lebih percaya dengan kuburan keramat.
    kalau kuburan keramat bisa mendatangkan rejeki setiap yg jiarah datang mereka kasih amplop sama jubir kubur he..he..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengagungkan albani bukannya sesat?

      Delete
  37. Rame ya saling, umpat saling berkata kasar
    Apabila menuntut Ilmu agama tanpa melalui berguru,maka Iblis lah yang menjadi gurunyal
    Untuk para wahabi beranikah anda menyatakan bid'ah dan sesat saudara muslim kitta yang shalat tarawih bwrjamaah di mesjid2 dan mushala2... maaf saya tanya aja karena saya gak tahu

    ReplyDelete
  38. Hebat juga ya ada orang yang lahir di abad 20 bisa menghakimi hadist

    ReplyDelete
  39. Mas kamu jadi orang islam di Indonesia udah berapa lama sih mana ada ustadz atau ulama di negeri ini yang ngajarin untuk mempercayai kuburan keramat jangan sok tau lo ah.. baru ngaji di internet aja dah berani ngajarin orang tentang kebenaran, yang parah tuh kamu percaya sama orang yang belum jelas kredibelitasnya tentang hadist

    ReplyDelete
  40. Perdebatan hanya akan mengeraskan hati. Bkn dgn berdebat hidayah akan tersebar melainkan dgn kasih sayang. Sy bkn org yg bnyk tau, tapi yg saya tau umat islam itu bersaudara, hak dan kewajibannya adlh saling memuliakan dan dimuliakan bkn saling mencaci. Sesungguhnya kebenaran hanya milik Allah Swt. Kt tdk berhak brpndpt kitalh yg paling benar dan mngtakan org lain yg salah. Prbnyklh beristighfar agar hati menjadi lembut. Salam saudara satu kalimah "Laailahailallah Muhammadurrasulullah"

    ReplyDelete
  41. Kalau orang yang di beri hidayah sama allah pasti tau kalau perkataan shahih itu adalah maksud tak'kid dari penjelasan hadist hadist yang lemah,makanya hadist yang lemah yang sanadnya tidak sampai(kurang jelas) di hilangkan karna sudah ada hadist hadist yang shahih,dan sedikit tambahan hadist daif ini boleh di gunakan jika suatu perkara tersebut memiliki permasalahan/pokok bahasan yang ragu,namun tak bisa di jadikan dasar yang lengkap,jika perkara tersebut ada hadist shahihnya,tak boleh do gunakan hadist daif tersebut,oleh karna itu syreikh al bani menghilangkan hadist daif tersebut,bukan untuk mendewakan(menjadikan dirinya lebih dari manusia),tetapi untuk mengilangkan keraguan dari hadist daiif tersebuta

    ReplyDelete
  42. oh.... saya baru faham. terima kasih atas artikelnya, baru2 ini saya sedang penasaran dengan hadist2 tentang imam mahdi dan para pengibar bendera hitam dari timur. Rupanya ini akar masalahnya. banyak yang terobsesi untuk menjadi salah satu pengibar bendera hitam menyambut kedatangan al-Mahd, dan menunggu kejadian2 dahsyat yang akan menimpa kiblat umat Islam, rata2 hadis yang menjadi andalannya adalah hadis2 yang disahihkan oleh al-Albani. terima kasih, fikiran saya semakin terbuka. perlu ada penelusuran dan penggalian lebih dalam tidak hanya sekedar mendukung fanatik atau mencela fanatik.

    ReplyDelete
  43. informasi ini penting, terlepas dari benar atau salahnya, tetapi cukup memberi informasi kepada saya. Ini ada kaitannya dengan semakin maraknya kelompok yang menggunakan bendera hitam (black banner/ashab rayati suud). tetapi bukan dengan cara memuja atau mencaci, tapi dengan melakukan kajian yang sama sebagai mana kajian yang dilakukan al-Albani. lalu kita bandingkan bagaimana hasil kajiannya, baru kita bisa memberikan kesimpulan apakah yang bersangkutan sesuai atau tidak.

    ReplyDelete
  44. Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: " Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. [QS. Al Isra' :53]

    ReplyDelete
  45. Saya mau cerita nich...kebetulan ditempat saya tinggal ada yg baru meninggal dunia....ketika adzan Isa tiba banyak sekali org memakai Koko dan peci tapi arahnya menuju ketempat rumah' yg baru meninggal untuk tahlilan...intinya sholat Isa berjamaah diawal waktu di masjid dikalahkan oleh tahlilan....

    ReplyDelete
  46. Saya mau cerita lagi nich...saya lagi silaturahmi kerumah Abang saya ,yg tempatnya tidak begitu jauh dari rumahnya saya....ketika waktu Isa tiba....saya bergegas ke musholla utk sholat...setelah sampai di musholla saya sgt kecewa....eee ibu2 pada mau yasinan..ustadz nya gimana itu ya...setau saya org yg membela Syaikh Al Bani ke begitu dech...ustadz yg yasinan sama ibu2 berburunya sama siapa ya....habisnya ngalahin sholat Isa berjama'ah...dan itu masih terjadi sampai sekarang sampai malam Jum'at...dan satu lagi..ustadz yg membela Syaikh Al Bani belum pernah saya lihat memegang rokok tapi ustadz yg membenci syaikh Al Bani...sangat sering saya lihat bukan hanya ngantongi n rokok tapi juga merokok....waduh...dari sini pun kita sudah tau siapa yg alim sesungguhnya...

    ReplyDelete
  47. wahabiyun sih sukanya menyalakan api fitnah. di dahinya aja ada stempel 2 tanduk tanda kesesatan yang nyata.

    ReplyDelete
  48. jaman fitnah, ahlul sunnah yg meluruskan islam di saudi yg kerennya di panggil wahabi saat ini,,,, kok malah diputar balik, jangan menyalah nyalahkan hal yg belum di kuasai.. kemakan gosip barat antum...

    ReplyDelete
  49. Didepan pembuat blog ini menulis kalau tujuannya tidak ingin memecah belah umat Islam, tetapi yang terjadi malah membiarkan terjadinya hujatan2 pada comment yg tersedia.

    Syaikh Albani adalah seorang ulama yang banyak sekali jasanya, dan diakui juga oleh banyak ulama lainnya, juga oleh pemerintahan Saudi, sudah selayaknya kalau kita menghormati beliau.

    ReplyDelete
  50. Sy mantan napi, skrg jd tukang reparasi jam, ilmu sy ttg islam lemah, tp syaikh albani adl idola sy, yg menghina beliau,,AYOo hadapi sy,siapa yg mati duluan!!!,,sy rela msk bui lg,,moga Allah linungi syaikh albani dr fitnah pengecut2 yg beraniny di medsos doang,,,

    ReplyDelete
  51. Kok tidak ada yang menulis artikel tandingan tentang Al bani ya... kok hanya komentar-komentar singkat... coba baca ini http://www.ladangcerita.com/2016/11/sahabat-yang-memilih-janda.html

    ReplyDelete
  52. penulis artikel ini sungguh tdk mmiliki adab trhdp ulama, ini mrupkn bntuk kdengkian, keangkuhan, kekerasan hati yg mnyelimuti pnulis artikel ini. Manusia malang ini (pnulis artikel) mnghrpkn krusakn dlm agama ini (Islam) dgn fitnahnya yg keji & sngat brbahaya guna mmecah belah umat. Hal ini tdk spantasnya di lakukan olh seorang muslim yg hakikatnya lisan & tangannya ini tdk mengganggu muslim yg lainnya. Sungguh sangat mmprihatinkan jiwa seorang yg malang ini (pnulis artikel). Untuk itu wahai penulis artikel andaikn Anda seorang muslim bersegeralah bertaubat kpd Allah 'Azza wa Jalla ats fitnah kejimu ini, atw azab-Nya segera mnimpa diri Anda di dunia & di akhirat jka Anda ttap brjalan d atas kejahatan, kesesatan, & keangkuhan ini.

    ReplyDelete
  53. please,

    kembalikan Islam yg dulu, yg benar2 mengutamakan Al Qur an, bukan islam yg sekarang yg melulu ngocehin hadist,

    KITAB SUCI KITA ITU AL QUR AN, BUKAN BUKU HADIST.

    ReplyDelete
  54. please,

    kembalikan Islam yg dulu, yg benar2 mengutamakan Al Qur an, bukan islam yg sekarang yg melulu ngocehin hadist,

    KITAB SUCI KITA ITU AL QUR AN, BUKAN BUKU HADIST.

    ReplyDelete

Silahkan berikan komentar atau pendapat anda mengenai tulisan di atas. Terimakasih.